Bisnis online saat pandemi

Belajar membuat mindset positif

Bisnis online saat pandemi

Perkenalkan saya dr.Faturochman dari himpunan trained pebisnis. 95% keberhasilan satu orang ditetapkan oleh sudut pandang atau pola berpikir. Ingat begitu pentingnya membuat sudut pandang atau pola berpikir sukses ini, karena itu kamimelangsungkan sebuah pelatihan atau kursus bagaimana membentuk sudut pandang ( pola berpikir ) positif. Pelatihan ini diluaran sana berharga puluhan juta rupiah. Artikel kali ini membahas tentang Bisnis online saat pandemi

Materi training antara lain:

1.Meningkatkan takaran rizki ke angka 100.000.000/bulan.

2.Kecerdasan finansial dasar.

3.Jadi magnet uang.

4.Rahasia orang kaya makin bertambah kaya

5.Usaha jaringan  {dan|serta) bersistemdan seterusnya.

Buat berita selanjutnya, pembaca bisa mengabari saya dr.Faturochman di nomor 081241928347. Informasi komplet bisa pembaca cek di widget yang ada disamping atau sisi bawah dari artikel ini.

Bisnis online saat pandemi

 

 

Pertanyaan sekitar usaha

Waktu saya mengikuti seminar, banyak peserta seminar yang belum belum memiliki usaha,bertanya ke pembicara seminar. Pertanyaan mereka misalnya :’

-Saya pengin melakukan bisnis, tapi belum mempunyai modal

-Saya masih berstatus karyawan, belum mempunyai waktu buat mulai usaha.

-Saya pengin menjalankan bisnis tetapi tak mendapat dukungan dari keluarga.

-Saya tidak memiliki kemampuan usaha.

-Saya sangat tua atau begitu muda buat melakukan bisnis.

Yang sudah mempunyai usaha lantas, pertanyaan serta keluhannya juga tidak kalah peliknya. Ada yang ajukan pertanyaan contohnya :

-Saya tak bisa berkompetisi dengan kompetitor.

-Saya tidak miliki modal tambahan buat mengembangkan bisnis.

-Saya tidak memahami mengenai finansial perusahaan.

-Saya tidak dapat tingkatkan laba penjualan.

-Saya tidak dapat cari pekerja yang akurat.

-Saya tidak bisa mencari karyawan yang tepat.

 

Citra diri

Tenang saja, beberapa pertanyaan di atas merupakan hal yang alamiah. Citra diri pesimis alias penyakit sang miskin diats disebut dengan mental blok. Mental blok sebagai penyakit yang paling berbahaya. Penyakit ini dapat bikin seseorang tak move on ( bergerak ). Padahal, bergerak sebagai kriteria khusus buat kemajuan.

Hati-hati dengan apa kita pikirkan. Apa yang kita pertimbangkan akan jadi fakta. Ini yakni kepastian. 100% kebenaran mutlak. Jika kita memikir kalau sesuatu itu susah, karena itu persoalan demi kepelikan yang bakal kita alami.  Sebaliknya apabila keringanan yang kita pikir, maka keringanan demi kemudahanlah yang akan kita alami.

 

Hancurkan mental blok

Sebelumnya Anda mengawali bisnis atau mengawali upaya, hal pertama mesti kita lakukan pertama yaitu dengan memusnahkan mental blok. Anda mesti bisa hilangkan perasaan pesimis serta bangunkan rasa kepercayaan diri. Kalau Anda tetap pesimis, tak ada banyak kemanfaatannya beberapa ilmu yang kita punyai.

Saya ingat tahun lalu ketika saya mengikuti workshop bisnis sekitar 3 hari 3 malam dengan biaya beberapa puluh juta rupiah. Ada hal menarik dari tiga hari workshop usaha yang saya ikuti tersebut.  Dari hari awal hingga sampai hari ke-3 session I, yang diberikan bukan bisnis akan tetapi pola berpikir atau pola pikir bagaimana menghancurkan mental blok.

Sementara di session II hari ketiga barulah diberikan ilmu-ilmu bisnis yang mencakup keuangan, standar operational procedure ( SOP), marketing, penerimaan karyawan, modal sampai peningkatan bisnis.

Ternyata memusnahkan mental blok adalah soal yang penting dilakukan saat sebelum mulai bisnis. Ada 2 cara buat membinasakan mental blok. Kita bagi jadi internal serta external. Baiklah akan saya bahas satu persatu yah.

1.Self improvement.

Silakan Anda tuliskan 10 mental blok atau perasaan pesimis yang Anda miliki waktu ini. Catat yah saat sebelum membaca artikel. Cara lalu tukar rasa pesimis itu dengan rasa positif. Perumpamaannya : saya tak miliki modal, diganti dengan pengakuan seperti banyak kok pengusaha sukses tanpa ada modal.

Contoh lain, saya kan masih karyawan, mana ada waktu untuk mengawali usaha. Bisa diganti dengan : saya kan bisa memanfaatkan serta waktu orang lain. Atau bisa dengan pengakuan : saya kan bisa berelasi sama orang lain miliki banyak waktu.

Ingat kalau, perasaan pesimis atau mental blok itu sifatnya seperti jelangkung, datang tidak dijemput dan pulang tak diantarkan ( bergurau ). Waktu perasaan pesimis ini tiba, lekas tukar dengan hati positif. Tukar, ganti, ganti.

 

2.Cari inspirator atau mentor.

Saya awali dengan kisah ide dari pelari Roger Bannister yang terlahir di tahun 1929. Ada sebuah cerita yang berkembang waktu itu adalah tidak ada manusia yang bisa lari sepanjang 1 mil dalam saat 4 menit. Cerita ini disokong oleh saran cendekiawan serta dokter ahli yang mendukung pengakuan tersebut.  Bila memaksakan lari 1 mil dalam kurun waktu 4 menit dapat mencelakakan nyawa karena dapat bikin jantung pecah, otot bakal putus, paru-paru bisa pecah.

Roger tak takut dengan mitos itu, malahan dia latihan dengan keras buat memecahkan mitos itu,  Dengan latihan yang tak tidak mudah menyerah, akhirnya dia sukses pecahkan rekor lari The Four-Minute Mile.Roger berhasil menuliskan rekor 3 menit 59,4 detik yang ia pecahkan di tanggal 6 mei 1954. Suksesnya menginspirasi banyak orang maka dari itu pada tahun yang sama , ada 36 pelari yang dapat berlari sepanjang 1 mil pada tempo kurang dari 4 menit.

 

Ikhtisar

Ringkasan kejadian di atas yakni keberhasilan eseorang|satu orang jadi kesuksesan buat banyak orang-orang lain. Buat membinasakan perasaan pesimis, Anda dapat cari inspirator dan pembimbing(mentor) yang akan memandu Anda ke arah kesuksesan.

Misal Anda mau mulai usaha akan tetapi tidak punya modal karena itu Anda dapat ajak orang lain punya modal untuk bermitra dengan Anda. Pihak lain itu bisa saja kawan Anda, keluarga Anda atau siapa pun yang Anda kenal. Anda bisa cari mereka di internet dengan penawaran kerja sama-sama bisnis.

Seusai Anda berhasil mendapat modal usaha, Anda mencari kembali buah pikiran orang-orang sukses bagaimana mereka sukses meningkatkan bisnisnya. Benar-benar diminta buat cari pembimbing usaha karena mereka telah lewat jalan tersebut dan sukses melalui jalan itu.

 

Pentingnya memiliki pembimbing (mentor )

Punya pembimbing (mentor) penting. Ibaratnya seperti begini. Kita akan melewati suatu hutan belantara. Kita butuh orang mentor  yang udah melintasi hutan belantara tersebut.  Soal ini sama dengan jalankan bisnis, kita ingin mulai sebuah bisnis maka semestinya Anda cari pembimbing(mentor) usaha. dTuruti apa yang ia ungkapkan kendati pun itu tak sesuai ego Anda. Memang berat, namun itu mesti Anda kerjakan apabila Anda ingin sukses. Apabila Anda tak mengikuti petunjuk pembimbing(mentor) tersebutd, bisa dijamin Anda bakal tidak sukses.

 

Kesimpulan artikel

Apabila Anda ingin punya kehidupan yang paripuran atau sukses dalam berwiraswasta, Anda mesti miliki keinginan atau dream yang kuat. Tanpa punyai dream yang kuat maka Anda tak kan mempunyai gairah yang kuat dalam melakukan bisnis. Mulai dengan sekarang, Anda tulis minimal 10 cita-cita Anda di buku. Catat hasrat tersebut setiap hari lalu imajinasikankan mimpi Anda tersebut.

Contoh, kalau Anda memiliki cita-cita mempunyai mobil yang bagus seharga 500 juta, Anda fantasikan jika Anda dapat punya mobil tersebut.  Fantasikan sewaktu Anda menaiki mobil itu.  Dari sisi mobil ada istri tersayang, pada sisi belakang ada anak-anak tercinta. Anda mengendarai mobil itu di jalan tol. Anda bepergian dengan mobil itu ke beberapa tempat liburan yang memikat. Khayalankan hal tersebut tiap-tiap hari biar masuk ke ingatan bawah sadar.

Contoh, jika Anda memiliki impian punya mobil yang bagus seharga 500 juta, Anda imajinasikan bahwa Anda akan memiliki mobil tersebut. Imajinasikan ketika Anda menaiki mobil tersebut. Di samping mobil ada istri tercinta, di bagian belakang ada anak-anak tercinta. Anda mengendarai mobil tersebut di jalan tol. Anda jalan-jalan dengan mobil tersebut ke tempat-tempat wisata yang menarik. Imajinasikan hal tersebut setiap hari agar masuk ke dalam pikiran bawah sadar.

Keinginan itu mesti kuat. Cita-cita yang kuat itu harus miliki : emosional, rinci, tertulis, doa dan doakan. Kalau mimpi Anda tak punya salah satunya dari ke-5 soal di atas, jadi keinginan Anda tidak kuat. Serta janganlah lupa buat melukiskan mimpi itu setiap hari.

 

Bisnis online saat pandemi

Semoga materi Bisnis online saat pandemi bisa menambah wawasan dan keberanian pembaca untuk action atau memulai bisnis.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *