Perbedaan bisnis online dan offline

Belajar membentuk pola berpikir positif

Perbedaan bisnis online dan offline

Kenalkan saya dr.Faturochman dari komunitas trained entrepreneur. 95% kesuksesan seseorang dipastikan oleh mindset atau cara pikir. Ingat betapa utamanya membuat perspektif atau pola berpikir sukses ini, karenanya kamimenggelar suatu pelatihan atau training bagaimana membuat mindset ( pola pikir ) positif. Kursus ini diluaran sana berharga beberapa puluh juta rupiah. Artikel kali ini membahas tentang Perbedaan bisnis online dan offline

Materi pelatihan antara lain:

1.Meningkatkan plafon rezeki ke angka 100.000.000/bulan.

2.Kecerdasan finansial dasar.

3.Jadi magnet uang.

4.Rahasia orang kaya semakin bertambah kaya

5.Bisnis jaringan  {dan|serta) bersistemdan seterusnya.

Untuk informasi lebih lanjut, pembaca dapat mengabari saya dr.Faturochman di nomor 081241928347. Info komplet dapat pembaca periksa di widget yang ada disamping atau sisi bawah dari artikel ini.

Perbedaan bisnis online dan offline

 

 

Pertanyaan tentang usaha

Di saat saya mengikuti seminar, banyak peserta seminar yang belum punyai usaha,bertanya ke pembicara seminar. Pertanyaan mereka misalnya :’

-Saya ingin melakukan bisnis, namun belum miliki modal

-Saya masih dengan status karyawan, belum mempunyai waktu buat memulai bisnis.

-Saya pengin berbisnis namun tak mendapat bantuan dari keluarga.

-Saya tak mempunyai kemampuan usaha.

-Saya begitu tua atau sangat muda untuk menjalankan bisnis.

Yang telah memiliki bisnis pun, pertanyaan serta keluh-kesahnya juga tak kalah peliknya. Ada yang menanyakan misalnya :

-Saya tidak dapat bersaing dengan kompetitor.

-Saya tak mempunyai dana tambahan buat meningkatkan bisnis.

-Saya tak mengetahui tentang finansial perusahaan.

-Saya tak dapat menambah omzet pemasaran.

-Saya tak bisa cari pegawai yang pas

-Saya tidak bisa mencari karyawan yang tepat.

 

Citra diri

Tenang saja, pertanyaan-pertanyaan di atas yakni perihal yang alamiah. Citra diri pesimis alias penyakit si miskin di atas dinamakan dengan mental blok. Mental blok adalah penyakit yang paling berbahaya. Penyakit ini dapat membuat seorang tak move on ( bergerak ). Walaupun sebenarnya, bergerak adalah prasyarat pokok buat kesuksesan.

Hati-hati dengan apa kita pertimbangkan. Apa yang kita pikirkan bisa menjadi kenyataan. Ini yaitu kejelasan. 100% kebenaran mutlak. Jika kita pikir bahwa suatu itu susah, karenanya kepelikan demi kesusahan yang akan kita alami.  Kebalikannya kalau keringanan yang kita pikir, jadi kemudahan demi kemudahanlah yang hendak kita alami.

 

Hancurkan mental blok

Sebelumnya Anda mengawali bisnis atau mengawali upaya, perihal pertama harus kita kerjakan pertamanya kali yakni dengan memusnahkan mental blok. Anda harus bisa menyingkirkan hati pesimis dan bangkitkan rasa kepercayaan diri. Jika Anda terus pesimis, tidak ada beberapa gunanya sejumlah ilmu yang kita miliki.

Saya ingat tahun kemarin waktu saya ikuti workshop bisnis selama tiga hari 3 malam dengan cost puluhan juta rupiah. Ada sesuatu hal menarik dari tiga hari workshop usaha yang saya ikuti tersebut.  Dari hari awalan sampai hari ke-3 babak I, yang diajarkan bukan usaha tetapi mindset atau perspektif bagaimana merusak mental blok.

Sementara di sesi II hari ke-3 baru diajarkan beberapa ilmu bisnis yang meliputi keuangan, standar operational procedure ( SOP), marketing, penerimaan karyawan, modal hingga sampai peningkatan bisnis.

Rupanya membinasakan mental blok adalah soal yang inti dikerjakan sebelumnya mulai bisnis. Ada 2 langkah buat memusnahkan mental blok. Kita bagi jadi intern dan eksternal. Baiklah bakal saya bahas satu-satu yah.

1.Self improvement.

Silahkan Anda tulis 10 mental blok atau rasa pesimis yang Anda punyai saat ini. Tuliskan yah sebelum membaca artikel. Langkah selanjutnya ganti rasa pesimis tersebut dengan rasa positif. Perumpamaannya : saya tidak punya modal, ditukar dengan pernyataan seperti banyak kok pebisnis sukses tanpa modal.

Contoh lain, saya kan masih karyawan, mana ada waktu untuk memulai bisnis. Bisa ditukar dengan : saya kan bisa gunakan tenaga dan waktu seseorang. Atau bisa dengan pengakuan : saya kan dapat berpartner dengan orang yang lain punya banyaknya waktu.

Ingat jika, hati pesimis atau mental blok itu pembawaannya seperti jelangkung, datang tidak dijemput dan pulang tidak diantar ( bercanda ). Ketika perasaan pesimis ini datang, lekas tukar dengan hati positif. Ganti, ganti, ganti.

 

2.Mencari inspirator atau mentor.

Saya awali sama kisah inspirasi dari pelari Roger Bannister yang lahir di tahun 1929. Ada suatu cerita yang berkembang saat itu yakni tak ada manusia yang dapat berlari sejauh 1 mil dalam tempo 4 menit. Cerita ini ditunjang oleh pendapat ilmuwan dan dokter pakar yang memberikan dukungan pengakuan itu.  Apabila memaksa lari 1 mil dalam saat 4 menit akan membahayakan nyawa karena dapat bikin jantung pecah, otot akan putus, paru-paru dapat pecah.

Roger tak takut dengan mitos itu, jadi ia latihan dengan keras untuk memecahkan cerita tersebut,  Dengan latihan yang gak tidak gampang menyerah, akhirnya dia berhasil memecahkan rekor berlari The Four-Minute Mile.Roger sukses menuliskan rekor 3 menit 59,4 detik yang dia pecahkan pada tanggal 6 mei 1954. Keberhasilannya memberi inspirasi banyak orang-orang maka pada tahun yang sama , ada 36 pelari yang dapat berlari sepanjang 1 mil dalam saat kurang dari 4 menit.

 

Kesimpulan

Rangkuman cerita di atas merupakan keberhasilan eseorang|seorang bisa menjadi keberhasilan buat beberapa orang lain. Buat menghancurkan perasaan pesimis, Anda dapat cari inspirator serta pembimbing(mentor) yang bisa membimbing Anda ke arah keberhasilan.

Contoh Anda mau memulai bisnis namun tak mempunyai modal jadi Anda bis mengajak orang punyai modal buat bermitra dengan Anda. Pihak lain itu dapat saja rekan Anda, keluarga Anda atau siapa pun yang Anda kenali. Anda bisa mencari mereka di internet dengan penawaran kerja sama-sama bisnis.

Setelah Anda berhasil mendapat modal usaha, Anda mencari lagi ide beberapa orang sukses bagaimana mereka sukses mengembangkan usahanya. Benar-benar diminta buat mencari pembimbing bisnis lantaran mereka sudah melalui jalan tersebut dan sukses melalui jalan tersebut.

 

Pentingnya memiliki mentor

Memiliki pembimbing (mentor) paling penting. Ibaratnya seperti ini. Kita hendak melewati sebuah rimba belantara. Kita butuh orang mentor  yang sudah melintasi hutan belantara itu.  Ini sama dengan berbisnis, kita hendak memulai sebuah usaha karena itu baiknya Anda cari mentor usaha. Ikuti apa yang dia katakan alaupun itu tak sesuai sama ego Anda. Memanglah berat, tapi itu mesti Anda kerjakan kalau Anda mau berhasil. Bila Anda tak ikuti petunjuk mentor tersebutd, bisa ditegaskan Anda akan tidak berhasil.

 

Kesimpulan artikel

Bila Anda mau punyai kehidupan yang paripuran atau berhasil dalam melakukan bisnis, Anda mesti punya angan-angan atau dream yang kuat. Tanpa punyai dream yang kuat maka Anda tidak punya hasrat yang kuat dalam berwiraswasta. Dimulai dengan sekarang, Anda tulis minimum 10 mimpi Anda di buku. Catat cita-cita tersebut sehari-hari lalu fantasikan keinginan Anda itu.

Contoh, kalau Anda mempunyai mimpi punya mobil yang mewah seharga 500 juta, Anda fantasikan bahwa Anda dapat punyai mobil tersebut.  Khayalankan saat Anda menggunakan mobil itu.  Dari sisi mobil ada istri tersayang, pada bagian belakang ada anak-anak tercinta. Anda mengemudikan mobil tersebut di jalan tol. Anda jalan-jalan dengan mobil tersebut ke sejumlah tempat tamasya yang memikat. Imajinasikankan hal itu tiap-tiap hari biar masuk ke ingatan bawah sadar.

Contoh, jika Anda memiliki impian punya mobil yang bagus seharga 500 juta, Anda imajinasikan bahwa Anda akan memiliki mobil tersebut. Imajinasikan ketika Anda menaiki mobil tersebut. Di samping mobil ada istri tercinta, di bagian belakang ada anak-anak tercinta. Anda mengendarai mobil tersebut di jalan tol. Anda jalan-jalan dengan mobil tersebut ke tempat-tempat wisata yang menarik. Imajinasikan hal tersebut setiap hari agar masuk ke dalam pikiran bawah sadar.

Impian itu harus kuat. Keinginan yang kuat itu mesti punyai : emosional, detil, tercatat, doa serta doakan. Jika impian Anda tidak memiliki satu diantara dari ke-5 hal di atas, jadi angan-angan Anda tidak kuat. Serta perlu diingat buat memvisualisasikan mimpi tersebut tiap-tiap hari.

 

Perbedaan bisnis online dan offline

Semoga materi Perbedaan bisnis online dan offline bisa menambah wawasan dan keberanian pembaca untuk action atau memulai bisnis.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *