Suplemen Protein Untuk Wanita Hamil

Suplemen Protein Untuk Wanita Hamil

Bolehkan Wanita Makan Selai Kacang Saat Hamil?

Artikel kali ini membahas tentang suplemen protein untuk wanita hamil. Dengan rasanya yang khas, selai kacang menjadi tambahan yang bagus untuk smoothie, oatmeal, dan makanan penutup buatan sendiri. Plus, itu kaya akan protein dan lemak sehat jantung yang membuat Anda cepat kenyang. Satu porsi menyediakan lebih dari 7 gram protein nabati, 7 gram karbohidrat, 1,6 gram serat, dan 16 gram lemak, termasuk omega-3 dan omega-6. Protein dan lemak makanan meningkatkan rasa kenyang, membuatnya lebih mudah untuk mengontrol asupan makanan Anda.

suplemen protein untuk wanita hamil
suplemen protein untuk wanita hamil

Camilan lezat ini lebih dari sekadar menahan rasa lapar. Studi menunjukkan bahwa konsumsi selai kacang dapat meningkatkan memori dan mengurangi kecemasan, menurut jurnal Clinical Nutrition. Selain itu, dapat mengurangi depresi dan meningkatkan kemampuan kita untuk mengatasi stres. Penelitian juga menunjukkan hubungan terbalik antara asupan selai kacang dan diabetes, lapor sebuah studi skala besar yang diterbitkan di JAMA. Lemak tak jenuh dalam kacang dapat meningkatkan sensitivitas insulin, sementara serat, magnesium, dan nutrisi lain melindungi terhadap resistensi insulin.

Mengingat aspek-aspek ini, masuk akal untuk makan selai kacang setiap hari. Masalahnya adalah banyak makanan sehat yang mungkin tidak aman selama kehamilan. Misalnya, penelitian sebelumnya yang ditampilkan dalam Pediatric Allergy and Immunology menyatakan bahwa anak-anak yang lahir dari wanita yang mengonsumsi kacang saat hamil lebih mungkin mengembangkan alergi kacang. Studi lain, bagaimanapun, sampai pada kesimpulan yang berbeda atau memiliki hasil yang bertentangan.

 

Apakah aman makan selai kacang selama kehamilan?

Selai kacang mengandung beberapa nutrisi penting yang mendukung kesehatan kehamilan. Satu porsi, atau 2 sendok makan, menawarkan 7% dari asupan folat harian yang direkomendasikan, menurut MyFoodData. Vitamin ini melindungi terhadap cacat tabung saraf dan membantu tubuh Anda memproduksi sel darah merah. Ketika dikonsumsi dalam jumlah yang cukup, dapat mencegah anemia ibu, kelahiran prematur, dan kondisi lain yang dapat mempengaruhi ibu atau bayi, jelas American Pregnancy Association.

Namun terlepas dari manfaat potensial ini, banyak ahli mengatakan bahwa selai kacang mungkin tidak aman untuk calon ibu. Seiring dengan susu, kedelai, telur, dan ikan, kacang tanah adalah salah satu alergen yang paling umum, kata FDA. Sampai saat ini, diyakini bahwa konsumsi kacang ibu dapat meningkatkan risiko alergi kacang pada anak. Namun, tidak ada cukup bukti untuk mendukung klaim ini, catat ulasan 2018 yang diterbitkan dalam Canadian Medical Association Journal. Menghindari kacang dan alergen makanan lainnya selama kehamilan sebenarnya dapat menyebabkan kelahiran prematur dan masalah lainnya.

“Ibu tidak perlu menghindari makanan alergi ini. Jika ada, mereka mungkin bermanfaat,” neonatologis Frank R. Greer mengatakan kepada WebMD. Sebuah studi skala besar yang dilakukan pada lebih dari 8.000 wanita dan bayi menemukan bahwa konsumsi kacang ibu dapat menurunkan risiko alergi makanan pada anak, lapor JAMA Pediatrics. Oleh karena itu, tidak ada alasan untuk membatasi selai kacang selama kehamilan kecuali jika Anda alergi terhadapnya.

 

Selai kacang bisa jadi pilihan sehat untuk ibu hamil

Selai kacang adalah camilan sehat yang baik untuk ibu dan bayi dan memiliki tempat dalam diet seimbang. Selain folat, ia menawarkan sejumlah besar vitamin E, niasin, zat besi, fosfor, mangan, tembaga, dan nutrisi lainnya, lapor MyFoodData. Kekurangan vitamin E, misalnya, dapat meningkatkan risiko berat badan lahir rendah dan preeklamsia, suatu kondisi yang menyebabkan tekanan darah tinggi pada ibu hamil, catat ulasan tahun 2015 yang diterbitkan di Cochrane. Hanya satu porsi selai kacang menyediakan hampir 20% dari jumlah vitamin E harian yang direkomendasikan.

Selai kacang juga memberikan omega-3 dosis tinggi. Lemak ini mendukung perkembangan janin dan dapat membantu mencegah depresi pada wanita hamil, menurut penelitian 2010 yang diterbitkan dalam Review in Obstetrics and Gynecology. Terlebih lagi, diet kaya omega-3 dapat mengurangi kemungkinan kelahiran prematur, meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memastikannya. Magnesium, nutrisi kunci lain dalam selai kacang, dapat mencegah kontraksi prematur, menurut makalah penelitian 2016 yang ditampilkan dalam Nutrition Reviews. Mineral ini juga melemaskan otot dan dapat membantu meredakan kram kaki, keluhan umum selama kehamilan.

Namun, perhatikan  selai kacang tinggi kalori dan harus dikonsumsi dalam jumlah sedang. Idealnya, cari varietas bebas gula dengan bahan sesedikit mungkin, merekomendasikan Majalah Makanan dan Nutrisi. Juga, periksa label untuk minyak sawit, sirup jagung fruktosa tinggi, jeli, dan bahan pengisi. Berhati-hatilah karena selai kacang rendah lemak mungkin mengandung gula atau pati untuk menambah rasa, jadi sebaiknya hindari.

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *